top of page

Punya Prestasi Akademik Gemilang, Dua Siswi SMAK Syuradikara akan Studi di Universitas Nanzan, Jepang

Bruder Kristianus Riberu, SVD diapit oleh Beatrix dan Meylan saat diwawancarai media ini, Rabu, 07 Mei 2025.
Bruder Kristianus Riberu, SVD diapit oleh Beatrix dan Meylan saat diwawancarai media ini, Rabu, 07 Mei 2025.

Ende, Syuradikara.sch.id – SMA Katolik Syuradikara kembali memilih dua siswinya yang punya prestasi gemilang di bidang akademik untuk mendapatkan beasiswa studi di Universitas Nanzan, Jepang.

Mereka adalah Evayln Meylan Lie, disapa Meylan dan Beatrix Eliza Nuaria disapa Beatrix, siswi angkatan 69 yang baru saja tamat dari lembaga pendidikan SMA Katolik Syuradikara.

Evalyn Meylan Lie
Evalyn Meylan Lie

Ketika ditemui media ini pada Rabu, 07 Mei 2025, Meylan dan Beatrix sama-sama mengungkapkan rasa bangga, bahagia, dan perasaan tidak menyangka bisa terpilih melanjutkan studi jenjang S1 di Universitas Nanzan.

“Ini adalah kesempatan sangat langka, datang satu kali saja, dan berkat doa serta dukungan orang tua dan sekolah, saya sudah siap,” katanya saat diwawancarai di sekolahnya, Rabu.

Meylan bilang, dirinya sudah menyiapkan diri sejak kelas XI di mana bersama Beatrix, keduanya mengikuti proses seleksi ketat hingga terpilih.

“Waktu kelas XI ikut seleksi dari semua aspek penilaian, sampai saya menulis esai dalam Bahasa Inggris dan Puji Tuhan saya dipilih,” ungkap Meylan.

Hal serupa juga dialami Beatrix. Ia merasa siap untuk melanjutkan studi ke Universitas Nanzan, Jepang.

“Sejak kami berdua terpilih, kami mulai ikut pendampingan Bahasa Jepang secara rutin pada sore hari bersama Sensei Nato tentang pola kalimat, cara baca, tulis, dan dengar,” tambah siswi asal Waioti, Maumere, Kabupaten Sikka ini.

Beatrix Eliza Nuaria
Beatrix Eliza Nuaria

Menurut Beatrix, proses belajar bahasa memiliki tantangan tersendiri, tapi berkat keuletan dan ketekunan, mereka mampu melewati proses pendampingan dengan baik.

“Kami juga belajar bersama kakak-kakak IAS Jepang, dari mereka kami dapat informasi, kami belajar, dan berproses,” ungkap dia penuh bangga.

Sementara pihak SMA Katolik Syuradikara mengakui beasiswa studi di Universitas Nanzan bagi siswa-siswi SMAK Syuradikara sudah berlangsung selama sepuluh tahun.

“Kami sudah mengirim anak-anak ke Jepang selama 10 tahun ini. Jadi sekarang sudah 20 siswa,” kata Bruder Kristianus Riberu, SVD, Kepala SMA Katolik Syuradikara.

Dikatakannya, angkatan tahun ajaran 2024/2025 ini, dipilih dua siswi terbaik untuk melanjutkan studi di Jepang sehingga beasiswa studi ke Universitas Nanzan menjadi program yang berkelanjutan setiap tahun dan tidak putus.

“Mereka dua berprestasi. Beatrix raih juara pertama dengan nilai terbaik pada berita kelulusan tanggal 6 Mei 2025, sementara Meylan anak cerdas, berprestasi juga di kabupaten sampai nasional,” jelas Bruder Kris.

Pada September 2025, lanjut dia, Meylan dan Beatrix akan berangkat ke Jepang.

“Sekolah sudah mengutus mereka lewat Misa Perutusan pada 06 Mei 2025 dan kini saatnya mereka menatap masa depan yang cerah,” katanya.

Momen Misa Perutusan pada 06 Mei 2025
Momen Misa Perutusan pada 06 Mei 2025

Bruder Kris berterima kasih kepada orang tua Meylan dan Beatrix yang sudah memberikan dukungan. Di lain sisi, ucapan terima kasih diberikan spesial untuk Sensei Marianus Nato, guru Bahasa Jepang yang setia mendampingi Meylan dan Beatrix, serta terima kasih untuk semua guru, siswa, dan Yayasan Persekolahan Santo Paulus Ende.

“Selamat berjuang dan jangan lupa tunjukkan kualitas Pahlawan Utama di tempat baru, khususnya di Jepang,” pungkasnya.* (EK)

Comments


bottom of page