top of page

RRI Masuk Sekolah, Anak-Anak Syuradikara Diimbau Punya Etika Pancasilais dalam Bermedia Sosial


Momen Talk Show bersama RRI di Naungan Hijau Satu SMAK Syuradikara, Jumat, 17 April 2026.
Momen Talk Show bersama RRI di Naungan Hijau Satu SMAK Syuradikara, Jumat, 17 April 2026.

Ende, Syuradikara.sch.id - SMA Swasta Katolik Syuradikara berkolaborasi dengan RRI Ende mengadakan Talk Show tentang "Menjadi Generasi Pancasila di Tengah Era Digital" bertempat di Naungan Hijau Satu, Jumat, 17 April 2026, pukul 10.00 hingga 12.00 Wita.


Sambutan Kepala SMA Swasta Katolik Syuradikara, Bruder Kristianus Riberu, SVD, menegaskan pentingnya tanggung jawab dalam setiap pilihan tindakan.


"Mari merefleksikan tingkah laku kita dalam dunia digital, teristimewa terkait nilai-nilai luhur Pancasila itu," ungkapnya.


Ditegaskan bahwa, nilai-nilai luhur Pancasila itu kadang diabaikan sehingga menyebabkan banyak persoalan dalam penggunaan media sosial dewasa ini.


Kepala RRI Ende, Robinhod Simbolon mengatakan, RRI masuk sekolah karena berkomitmen menyuarakan keresahan bersama dalam semangat persatuan, cinta tanah air, dan nilai-nilai luhur Pancasila itu sendiri.


"Tujuan supaya apa yang disosialisasikan ini bisa mengakar untuk masyarakat dan khususnya, generasi muda," ungkapnya.


Untuk itu, dikatakannya, RRI membangun kolaborasi ini supaya visi-misi RRI bisa tersampaikan menuju Indonesia Emas nanti.

Siswa-siswi SMAK Syuradikara saat mengikuti Talk Show.
Siswa-siswi SMAK Syuradikara saat mengikuti Talk Show.

Hermanus M. Sigasare, Sekretaris merangkap Plt. Kadis Kominfo Kabupaten Ende, menambahkan bahwa era digital yang ditandai kecepatan teknologi mesti disikapi dengan hati dan budi yang bijaksana.


Ia menguraikan, saat ini banyak komponen digitalisasi sudah disimpan dalam apa yang disebut komputasi awan atau cloud computing (data di simpan di awan).


"Jadi, penting untuk mempunyai nilai Pancasilais, salah satunya, yakni jangan menyebarkan hoax," ajaknya.


Di sisi lain, Dominikus Dao, konten kreator dengan nama pena Koko Dony, mengajak anak-anak SMA Swasta Katolik Syuradikara bisa menjadi penyalur nilai-nilai Pancasila yang baik dari rumah, sekolah, masyarakat, dan sekitarnya.


"Saat ini, media sosial yang sering dipakai adalah TikTok, Instagram, dan juga Facebook, jadi banyak kita ketahui di FB pro, orang membuat konten yang tidak mendidik tapi orang suka," jelasnya.


"Mari kita beretika Pancasilais dalam menggunakan media sosial," pungkasnya.* (EK)

 
 
 

Recent Posts

See All
Dokumentasi Ujian Akhir Sekolah Angkatan 70

Ende , Syuradikara.sch.id - Hallo bapa ibu guru dan pegawai semuanya, kami mendokumentasikan semua kegiatan ujian kita dari hari pertama sampai terakhir. Ujian kita sudah dimulai pada Selasa, 07 Apri

 
 
 

Comments


bottom of page