top of page

Melihat Parade Kitab Suci Lebih Dekat

Updated: Sep 4, 2023

Kitab Suci ditahktakan di atas mobil pikap dan ditempatkan dalam kaca.

Ende, Syuradikaranews.com - Dalam rangka menyongsong Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2023, SMAK Syuradikara dan SMKK Swasta Katolik Syuradikara melaksanakan parade kitab suci pada Jumat, 01 September 2023.


Kegiatan akbar ini bertema "Allah Sumber Kasih dan Keselamatan" sebagai tema Bulan Kitab Suci Nasional.


Pater Mikhael Bani, SVD, Ketua Tim Pastoral Sekolah, mengatakan, parade ini merupakan bagian dari perwujudan salah satu matra khas SVD yakni Kitab Suci.


“Di lain sisi, ini juga mendorong warga Syuradikara menunjukkan semangat kreativitas dalam mengungkapkan Sabda Allah karena anak-anak menyiapkan tulisan-tulisan dari barang atau bahan bekas,” kata Pater Miki, ia biasa disapa.



Sebagai kegiatan bersama, maka seluruh warga SMAK Syuradikara dan SMK Swasta Katolik syuradikara baik peserta didik, pendidik maupun tenaga kependidikan, serta Ikatan Alumni Syuradikara (IAS) dan para partisipan, mengikuti parade sambil bernyanyi, membuat yel-yel, dan menyerukan isu-isu global yang terjadi dewasa ini.


Kegiatan parade kitab suci ini berlangsung pada pukul 03:00 Wita dengan urutan parade, anggota polisi sebagai pengawal parade, para pemain drum band SMAK Syuradikara, pemegang baliho BKSN, mobil pengusung Evangeliarium bersama petugas orasi, anggota kelas X1-X10 bersama wali kelas, anggota kelas XI1-XI12 bersama wali kelas, anggota kelas XII IPS1-XII IPS5 bersama wali kelas, anggota kelas XII IPA1-XII IPA4 bersama wali kelas, anggota kelas XII Bahasa bersama wali kelas, anggota kelas X SMK bersama wali kelas, dan kelas XI SMK bersama wali kelas. Sementara, para guru lain yang bukan wali kelas bergabung dengan peserta dari setiap kelas.


Alur parade dimulai dari SMAK Syuradikara menyusuri Jalan Wirajaya, Jalan Diponegoro, Jalan Kelimutu, Jalan El Tari, dan kembali ke Jalan Wirajaya hingga masuk ke titik start di SMAK Syuradikara.


Ketika rombongan kembali ke SMAK Syuradikara, Evangeliarium disambut di depan pendopo sekolah dengan sapaan adat dengan bahasa Ende-Lio yang dibawakan oleh Ardianus Tonda, salah seorang pendidik di SMAK Syuradikara.



Evangeliarum lalu diarahkan menuju Kapela Komunitas Biara St. Mikhael untuk ditakhtakan serta diiringi dengan tarian adat dari Sanggar Seni Tari Kune Bara.


Setelah Evangeliarum telah memasuki kapela Santo Mikael, parade ditutup dengan ibadat sabda bersama seluruh peserta parade.


Thalia Kota (Jurnalis Muda Syuradikara)

Recent Posts

See All

Commentaires


bottom of page