top of page

Pengurus Cabang Perhimpunan INTI Ende Resmi Dilantik, Wabup Ende Ajak Tetap Berkomunikasi

Pose bersama PCP Indonesia Tionghoa Kabupaten Ende usai pelantikan, Jumat, 20; Februari 2026.
Pose bersama PCP Indonesia Tionghoa Kabupaten Ende usai pelantikan, Jumat, 20; Februari 2026.

Ende, Syuradikara.sch.id - Pengurus Cabang Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kabupaten Ende resmi dilantik di Pendopo SMAK Syuradikara pada Jumat, 20 Februari 2026.


Diketahui, INTI sendiri berdiri pada 1999 dan sudah bertahan sampai kini. Sementara untuk Cabang Ende baru dibentuk dan didorong untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab yang sudah dijalankan selama ini.


Saat ini, INTI dari Pusat hingga daerah sedang menyiapkan 40 siswa-siswi dari berbagai sekolah di Indonesia untuk berkuliah dan belajar di China.


"Saya harapkan supaya pengurus terlantik tetap membangun diskusi atau komunikasi berkelanjutan," kata Wakil Bupati Ende, Dominikus M. Mere dalam jumpa pers usai pelantikan.
Momen penyerahan atribut pengurus terlantik disaksikan Romo Egy Parera dari sebagai penasihat di bidang kerohanian.
Momen penyerahan atribut pengurus terlantik disaksikan Romo Egy Parera dari sebagai penasihat di bidang kerohanian.

Ia berpesan supaya komunikasi tetap terjalin satu sama lain supaya kerja-kerja sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan lain-lain bisa berjalan baik.


Sementara itu, Theodorus Widodo, Ketua PD INTI NTT mengatakan, pihak INTI NTT mendukung permintaan pemerintah untuk tetap berkomunikasi dan berkolaborasi.


INTI NTT, kata dia, sudah mengalami pergolakan Covid-19 yang lalu di mana mendorong semua anggota tetap fight atau berjuang,


"Inti NTT berdiri saat merebaknya Covid-19 dan untuk membangun semangat nasionalisme lewat pembauran, kerja sosial, pendidikan, kesehatan, dan lainnya," kata Theodorus Widodo, Ketua Perhimpunan Daerah INTI NTT dalam sambutannya.


Theodorus mengaku senang karena berada di dalam organisasi yang tetap berjalan sudah 20-an tahun lebih.


"Jika dilihat dari namanya Tionghoa tapi di dalamnya yang bergabung adalah semua etnis," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini, INTI NTT dan cabang berfokus pada peningkatan pendidikan di NTT dengan mengirim siswa-siswi NTT untuk belajar dan berkuliah di China.


"Tahun ini kami akan kirimkan 40 siswa dari NTT," ungkap dia.


Sementara Ketua Terpilih, Robby Tjieputra, mengungkapkan bahwa pihaknya mulai bekerja dan mengikuti arahan pusat sambil menyesuaikan dengan kondisi-kondisi daerah.


"Kami berfokus pada kerja yang sudah ada dan mengikuti arahan dari INTI Pusat sambil menyesuaikan dengan kebutuhan di daerah, terlebih bantuan sosial kemasyarakatan," katanya.


Bruder Kristianus Riberu, SVD, Kepala SMAK Syuradikara yang dipilih sebagai wakil INTI Cabang Ende pun mengatakan bahwa dirinya bersama ketua dan para pengurus terlantik akan bergerak bersama.


"Kami benar-benar berterima kasih untuk semua INTI dari pusat sampai daerah karena menawarkan ruang untuk pendidikan juga," ungkapnya.

Pose bersama sebagai semangat misi untuk terus berjuang.
Pose bersama sebagai semangat misi untuk terus berjuang.

Dikatakannya, peran pendidikan sangat penting untuk anak-anak generasi muda sekarang apalagi untuk SMAK Syuradikara.


"Ini kami melihat bahwa ada kerja nyata animasi misi, salah satu matra khas SVD. Apalagi ada empat anak Syuradikara juga sedang dipersiapkan ke China," pungkasnya.* (EK)

Comments


bottom of page